cerita kehidupan ini kiranya dapat membantu kita di dalam menjalani kehidupan sehari-hari didalam keluarga,masyarakat,pekerjaan,dan orang tua juga anak-anak

Senin, 15 Februari 2016

BAHAGIA itu SEDERHANA

    Disuatu waktu bertemulah seorang pemuka agama dengan seorang pria yang kelihatan sangat menderita dan miskin. Tampak dari pakaian yang dipakai sudah Tampak lusuh dan beberapa bagian sudah ditambal dengan jahitan. Raut wajah dan tubuh pria itu kotor yang tentu sekali wajar karna pria itu bekerja sebagai pemulung,memungguti sampah-sampah yang masih bisa didaur ulang untuk dijual.
    Lalu pemuka agama itu mendekati pria pemulung dan mengucapkan salam katanya kepada pria itu "kiranya Tuhan yang maha pengasih memberi engkau hari-hari yang baik saudaraku".jawab pemulung itu dengan tersenyum: "saya mengucapkan syukur selalu kepada Tuhan karena Tuhan tidak pernah memberi kepadaku hari-hari yang buruk".
    Pemuka agama itu terkejut, lalu katanya lagi meralat salamnya dan berkata: "kiranya Tuhan yang maha pengasih memberi engkau hidup yang bahagia ".lalu jawab pria pemulung itu "aku bersyukur kepada Tuhan karena hidup ku selalu bahagia, jawab pemulung itu lagi. Pemuka agama itu kembali kembali terkmendengar jawaban pria pemulung tsb dan bertanya "benarkah engkau tidak pernah tidak bahagia "?jawab pemulung itu: "benar pak,dahulu memang saya selalu merasa menderita tetapi ketika saya belajar mengenal Tuhan saya merasa hidup saya selalu bahagiaSampai saat ini, karena saya selalu mengucapkan syukur untuk apapun yang boleh terjadi pada hidup saya, ketika matahari terbit saya mengucapkan syukur, ketika panas,hujan, mendung sampai matahari terbenam saya mengucap syukur ketika saya kenyataan bahkan ketika saya lapar apapun yang Tuhan kehendak terjadi dalam hidup saya,saya selalu mengucap syukur. Jadi tidak ada alasan untuk aku tidak bahagia. Pemuka agama  itu termenung lalu bertanya lagi  bagaimana kalau ternyata engkau dijatuhkan Tuhan ke api neraka "?Pria pemulung itu terdiam sejenak dan melihat ke langit kemudian dia menjawab "kalau pun Tuhan akan menjatuhkan aku ke api neraka kepada hamba nya yang penuh dosa ini saya akan memeluk Tuhan dengan erat,saya tidak akan melepas pelukanku kepada  Tuhan karena saya sangat mencintai Dia. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar