cerita kehidupan ini kiranya dapat membantu kita di dalam menjalani kehidupan sehari-hari didalam keluarga,masyarakat,pekerjaan,dan orang tua juga anak-anak

Kamis, 25 Februari 2016

perumpamaan tentang Babi dan Sapi

     Seorang kaya datang kepada Pastornya,"Pastor,mengapa orang menyebut saya pelit,sementara mereka semua tahu bahwa jika aku mati nanti,aku akan mewariskan semua yang aku miliki kepada Gereja?"
     Pastor itu menjawab,"saya akan menceritakan kepadamu sebuah perumpamaan tentang seekor babi dan seekor sapi."
     Babi termasuk binatang yang kurang disukai orang,sedangkan sapi disayang kebanyakan orang.hal tersebut membuat sibabi bingung.hinga suatu hari ia bertanya kepada sapi,"orang selalu memuji badanmu yang bagus dan matamu yang bening.Mereka pikir engkau sangat dermawan,sebab tiap hari engkau memberi  mereka susu dan krim.Namun,bagaimana dengan aku?Aku memberikan semua yang kumiliki kepada mereka.Aku memberi mereka daging panggang dan ham.Aku telah menyediakan bulu bulu untuk membuat sikat,bahkan mereka boleh mencincang kakiku,tetapi mengapa tak seorang pun menyukai aku,mengapa demikian?"
     "Tahukah kamu apa jawaban sisapi?"tanya Pastor itu kepada orang kaya tersebut.ia menggelengkan kepala dan ingin sekali mendengar jawabannya.
     Si Pastor dengan muka serius melanjutkan,"sapi itu mengatakan demikian:Barangkali karena saya memberikan apa yang saya miliki ketika saya masih hidup."









Tidak ada komentar:

Posting Komentar