cerita kehidupan ini kiranya dapat membantu kita di dalam menjalani kehidupan sehari-hari didalam keluarga,masyarakat,pekerjaan,dan orang tua juga anak-anak

Jumat, 18 Maret 2016

Nasib atau takdir

      Saya melihat tumbuhan itu tumbuh, ditempat yang tidak semestinya, tumbuhan ini tumbuh di tembok depan rumah, tumbuhan itu tampak sehat dan subur walau tumbuh pada tempat yang tidak layak,saya teringat dengan satu pertanyaan seorang sahabat tentang takdir atau nasib.
      Ada begitu banyak orang yang percaya dan menerima begitu saja pengajaran tentang nasib atau takdir. Seolah-olah Tuhan sudah menentukan seseorang menjadi kaya dan yang lain menjadi miskin. Tuhan menyelamatkan seseorang masuk ke surga, tetapi Ia tidak ingin menyelamatkan yang lain.

     Seharusnya kita menyadari: Tuhan mengasihi setiap manusia dengan kadar yang sama. Tuhan menghendaki semua orang berbahagia dan masuk ke surga. Itulah yang tertulis di dalam Alkitab.

     Firman Tuhan tidak pernah dan tidak akan pernah bertentangan satu dengan yang lain.

     Jikalau ada suatu peristiwa atau ayat yang tampaknya bertentangan dengan yang lain, harap kita jangan cepat -cepat mengambil kesimpulan. Lihatlah terlebih dahulu latar belakang penulisannya dan perhatikan ayat-ayat sebelum dan sesudahnya. Bahkan, kerap kali permasalahannya ada pada tafsiran atau terjemahannya.
     Itulah sebabnya setiap kali ada ayat yang membingungkan, atau tampaknya bertentangan satu dengan yang lain, ada baiknya kita membaca Alkitab dari terjemahan yang berbeda. Dan sebelum mengambil kesimpulan,yakinilah yang satu ini: Apapun yang Tuhan lakukan, sekalipun itu tampaknya "seolah -olah tidak adil "percayalah Tuhan melakukan segala sesuatu ada dasarnya.

     Tuhan selalu mempunyai dasar yang teguh dalam setiap tindakan -Nya.
   
     Tentang berkat-berkat-Nya,Tuhan berkata di Yohanes 10:10b

     "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. "

     Menurut Anda, siapakah mereka itu?
Jawabnya adalah: setiap orang, yaitu siapa saja yang percaya dan beriman kepada -Nya. Bagi mereka Tuhan sudah menyediakan hidup yang berkelimpahan.
Tuhan berkata,di Matius 9:29

     "Jadilah kepadamu menurut imanmu."

     Jika kita perhatikan:Tuhan menyerahkannya kepada kita. Anda semua dan saya!

     Siapapun kita, sepanjang kita percaya dan melakukan petunjuk -petunjuk-Nya,maka berkat-berkat-Nya yaitu hidup yang berkelimpahan akan menjadi milik kita.
Tuhan berkata,di Ulangan 28:1-6

     "Jika engkau baik -baik mendengar suara Tuhan, Allahmu dan melakukan dengan setia segala perintah-nya yang kusampaikan kepadamu  pada hari ini, maka Tuhan, Allahmu,akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu,jika engkau mendengar suara Tuhan, Allahmu:Diberkatilah engkau dikota dan diberkatilah engkau di ladang. Diberkatilah buah kandunganmu,hasil bumimu dan hasil ternakmu,yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu.Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu.Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar. "

     Jadi semua tergantung kepada kita. Demikian juga tentang surga dan keselamatan, firman Tuhan berkata di 2 Petrus 3:9

     "Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu,karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa,melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. "

     Jika kita perhatikan, firman ini dengan sangat jelas berkata bahwa Tuhan tidak menghendaki seorang pun binasa.Tuhan menghendaki semua orang di selamatkan.

     Tidak perduli apakah ia seorang pembunuh ,pezinah dan lain sebagainya. Dia menghendaki mereka semua di selamatkan dan masuk surga.
     Bagaimana caranya?
     Yaitu dengan cara bertobat, menerima Tuhan sebagai juruselamat mereka. Dan itulah kehendak Tuhan dari semula.
Firman Tuhan berkata di Yehezkiel 33:11

      "Katakanlah kepada mereka: demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan Allah, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik,melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah,bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? "

     Menurut anda dosa apakah yang terbesar yang dapat anda lakukan? Membunuh, menyembah berhala?
     Membunuh memang dosa besar, tetapi itu bukan dosa terbesar! Menyembah berhala adalah kekejian bagi Tuhan, tetapi itu juga bukanlah dosa yang terbesar.
     Dosa yang terbesar yang dapat anda lakukan adalah Kesombongan!!!
     Sekalipun anda telah berzina, selingkuh, menajiskan hidup nikah anda begitu rupa, sekalipun telah banyak dosa -dosa yang lain yang sangat besar telah kita lakukan dalam hidup kita, sepanjang kita bertobat dan datang dengan rendah hati kepada Tuhan, Tuhan akan mengampuni kita. Firman Tuhan berkata di 1Yohanes 1:9

     "Jika kita mengaku Dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil,sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. "











Tidak ada komentar:

Posting Komentar